Peluang Usaha Mainan Anak Edukatif

Analisa Peluang Usaha Alat Peraga Edukatif

Bahan utama yang digunakan adalah kayu. Ada beberapa jenis kayu yang secara umum digunakan yaitu kayu mahoni, kayu mindi dan kayu jati belanda. Ada juga bahan yang dibuat oleh pabrik seperti tripek atau MDF, sejenis triplek tetapi mempunyai tekstur yang lebih halus karena terbuat dari serbuk – serbuk kayu. Kayu tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan desain dan difinishing menggunakan cat yang aman untuk anak – anak.

Proses Produksi

Proses produksi dimulai dari desain, persiapan bahan, pembentukan, perakitan dan finishing ( pengecatan ). Diperlukan ketrampilan khusus untuk membuat mainan edukatif. Seorang tukang kayu memegang peranan penting dalam proses pembentukan mainan. Alat – alat yang diperlukan antara lain mesin potong, mesin bubut dan mesin bor. Setelah melalui proses pembentukan, proses selanjutnya adalah finishing. Proses ini meliputi pengamplasan dan pengecatan. Pengamplasan bisa dengan cara manual maupun dengan mesin sander. Spray Gun digunakan untuk proses pengecatan. Setelah proses tersebut selesai, memasuki tahapan perakitan dan pengemasan. Nah …. produk baru bisa dipasarkan.

Pemasaran Produk

Berbagai cara pemasaran produk, salah satunya dengan cara membuka toko mainan anak edukatif. Selama ini belum banyak toko yang seperti itu. Bisa juga dengan sistem konsiyasi ke toko – toko besar. Abata Mutiara Persada menggunakan metode pemasaran melalui website www.migunani.com dan membuka toko di gerai abata. Jln Imogiri Barat km 8 Yogyakarta. Dengan cara ini diharapkan pemasaran produk abata menjadi semakin luas jangkauannya.

Dari sedikit uraian diatas, peluang usaha mainan anak edukatif masih terbuka luas. Saat ini banyak sekali bermunculan Playgroup dan TK diseluruh indonesia sedangkan produsen mainan anak edukatif masih sedikit.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi

by : Ruslan ( www.migunani.com)